10 Teknik Closing

10 Teknik Closing
10 Teknik Closing disarikan Fienso dari video https://youtu.be/-dyYp2XUF68. Tujuan utama: Meningkatkan jumlah konsumen yg closing dari lead, prospek, atau konsumen.  Salam Closing...!!!


Persiapan Closing
1. Temukan Hot Button calon konsumen: NEED, PAIN, dan DREAM
a. Apa kebutuhan konsumen
b. Apa kekawatiran konsumen
c. Apa yang didambakan konsumen

2. Bangun kedekatan
Orang akan membeli ke sales yang bisa dipercaya, enak diajak komunikasi, dan merasa dekat.

3. Ciri2 Closing
a. Antusias: terlihat dari gestur, body language, ucapan2, tatapan mata, 
b. banyak tanya
c. menghubungi sales berkali2

Tip Closing Tanpa Pusing
1. Perlakukan konsumen seperti bagaimana Anda ingin diperlakukan. Servis adalah perioritas karena setiap pelayanan yang diberikan akan memberikan impact besar terhadap penjualan. Service excellent: Before dan after sales.

2. Berikan 3 keuntungan bagi konsumen dari produk yg ditawarkan. Berikan 3 keuntungan secara ringkas dalam satu penawaran. Orang biasanya suka dengan produk yang manfaatnya banyak, terlepas apakah barang atau jasa.

3. Gunakan teknik "3 Ya" buat calon konsumen berkata, "Ya, Saya Butuh."

a. Arahkan pikiran konsumen untuk menyetujui pernyataan Anda. "YA" yang terulang akan membentuk sebuah Pola. Ajukan beberapa pertanyaan ke calon konsumen yang jawabanya "YA" seolah konsumen terhipnotis sales. Susun pertanyaan yang menggiring jawaban positif. Misal:
*. Bapak minat rumah ya? Tipe apa atau budged berapa?
b. Sebuah penelitan menunjukkan bahwa diperlukan 3-8 jawaban YA agar pola ini benar-benar terbentuk.

4. Yang Nanya yang Menang. Jangan sampai pembicaraan terputus saat terjadi keraguan.
a. Setiap kali calon konsumen mengungkapkan keberatan, ketika Anda jawab, selalu Anda akhiri dengan pertanyaan.
b. Jangan pernah menghentikan percakapan (chat) berakhir di Anda, langsung tanya balik. Penjual yang hebat itu bukan yang banyak nyerocos, tapi yang banyak tanya.

5. Lakukan Perbandingan! Tawarkan pilihan sesuai keunggulan produk
a. Beri 3 penawaran (A, B, C) dan simpan yang ingin dijual di urutan ke-2. Minimal berikan 2 pembanding.
b. Orang lebih cenderung memilih produk yang pertengahan. Apalagi jika produk A dan C sudah kita setting lebih mahal atau lebih murah
c. Akan terasa berbeda jika Anda hanya menjual produk B saja. Tidak ada yang dibandingkan. Orang justru cenderung tidak membeli.

6. Buatlah harga coret. Tebalkan harganya!
a. Orang cenderung ingin menghemat.
b. Sadar nggak sadar, kalau pakai teknik harga coret, orang akan menghitung sendiri berapa uang yang akan mereka hemat ketika dia memutuskan untuk membeli.
c. Permainan Harga untuk menarik emosional konsumen.

7. Tunjukkan sifat empati dan simpati, agar konsumen merasa dekat dengan Anda.
a. Prinsip No rapport, no sales.
b. Orang akan membeli kepada orang yang dikenal yang dipercaya serya nyaman ketika berkomunikasi. Maka dari itu bangunlah kedekatan dengan konsumen Anda sebelum melakukan penjualan.

8. Berikan kejutan yang menyenangkan.
a. Orang suka dengan kejutan. Lebih baik Anda tidak menjanjikan lebih tapi pada akhirnya akan memberikan sesuatu lebih. Misal bonus.
b. Teknik ini akan sangat berguna terutama ntuk memancing pembelian berikutnya.
c. Orang kalau sudah puas dan bahgia, biasanya akan terus-terusan beli ke kita. Bahkan, dia akan menyebarkan virus WOMM Words Of Mouth to Mouth, (getok tular) ke teman2nya.

9. Tunjukkan testimoni pengguna lain. Berikan testimoni pengguna lain yang pernah membeli produk kita. Contoh, ini loho kak, 'Ada artis lho yang beli rumah di CitraIndah City. Haji Muhidin Tuakng Bubur Naik Haji.

10. Now or Never. 
a. Teknik Now or Never ini akan memaksa calon konsumen untuk tdk menunda.
b. Teknik ini cocok untuk Anda yang sedang mengadakan promo-promo kreatif.